Aquafest, Unjuk Karya Arek Akuakultur UMM Inovatif Teknologi Manfaat Bahari

MALANG –  Momentum Aquafest Innovation Technology adalah unjuk karya mahasiswa Prodi Akuakultur UMM inovatif dalam teknologi bermanfaat bagi bahari. Itulah tema aquafest saat ini seperti dijelaskan Humas Prodi Akuakultur UMM, Rindya Fery Indrawan, S.Pi, MP,  bahwa kegiatan ini bagian dari UAS dari Matkul Aplikasi Komputer dan Digital Perikanan. Automatic Transfer Swicth (ATS) karya inovasi teknologi mahasiswa Akuakultur UMM. Mahasiswa akuakultur setelah melaksanakan matkul tersebut mereka membuat prototype terkait teknologi ataupun aplikasi berbasis perikanan, tentunya dari temuan mereka di lapangan. Jadi sebenarnya mahasiswa diajarkan tentang critical thinking dan juga problem solving.  Aquafest kali ini di ikuti mahasiswa yang tergabung dalam tujuh  kelompok. Sementara itu, Agung Andriansah salah satu peserta aquafest mengatakan kelompoknya membuat karya teknologi Automatic Transfer Swicth (ATS) berfungsi ketika listrik padam alat ini langsung dapat menghasilkan listri melalui tenaga accu. Sehingga pelaratan perikanan yang menggunakan listrik tetap dapat digunakan. (humas akuakultur umm/don)

Prodi Akuakultur UMM-PDM Banyuwangi Sinergi Garap Potensi Perikanan

Prodi Akuakultur UMM-PDM Banyuwangi Sinergi Garap Potensi Perikanan

MALANG – PIC tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sekaligus Humas Prodi Akuakultur  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rindya Fery Indrawan, S.Pi, MP,  disapa Indra mengungkapkan kerja sama atau sinergi antara Prodi Akuakultur UMM dengan PDM Banyuwangi. Rindya Fery Indrawan, S.Pi, MP, ketika melaksanakan materi sosialisasi PMB Prodi Akuakultur UMM. Tujuan sinergi tersebut, kata Indra untuk berkolaborasi dengan PDM Banyuwangi, membuka peluang kerjasama antara majelis-majelis, serta sekolah-sekolah Muhammadiyah di Banyuwangi,  mengingat potensi perikanan di wilayah ini sangat tinggi. Selain itu juga sosialisasi profil Prodi Akuakultur UMM dan program penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Menariknya, kata Indra dari unsur pimpinan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) dan majelis merespon positif gagasan kolaborasi yang ditawarkan Prodi Akuakultur UMM. Salah satunya dari Kepsek MA Muhammadiyah Banyuwangi yang bertanya apakah Prodi Akuakultur UMM bisa membina pembuatan pakan ikan. Sebab sekolahnya mempunyai kolam budidaya ikan namun tidak ter-urus karena mahalnya harga pakan ikan. Suasana sosialisasi PMB Prodi Akuakultur UMM serta peluang kolaborasi kerjasama dengan PDM Banyuwangi di bidang perikanan. Begitu juga dari Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata PDM Banyuwangi, yang membuka kolaborasi dalam produk perikanan. Dimana produk ini nanti sebagai produk PDM yang bisa dijual bebas. Dari pertemuan ini, lanjut Indra, Prodi Akuakultur UMM, sangat terbuka untuk menindaklanjuti kolaborasi ini. Hal ini sebagai bentuk kontribusi Prodi Akuakultur UMM kepada PDM Banyuwangi. (humas prodi akuakultur umm/don)