Kuliah Shrimp Engineering di Prodi Akuakultur UMM dalam Program CoE Pembekalan Teknis Budidaya Udang dari Praktisi untuk Generasi Muda Akuakultur

mitra dudi perikanan umm

SIARAN PERS Sinergi DUDI dan Akademisi: Pak Guntur Isi Kuliah Shrimp Engineering di Prodi Akuakultur UMM dalam Program CoE Pembekalan Teknis Budidaya Udang dari Praktisi untuk Generasi Muda Akuakultur Malang, 9 Arpil 2025 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan industri perikanan modern, Program Studi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan Pak Guntur, seorang praktisi senior di bidang rekayasa tambak udang, sebagai dosen tamu dalam kuliah mata kuliah Shrimp Engineering. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Center of Excellence (CoE) yang menjalin kemitraan erat antara kampus dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Pada kesempatan tersebut, Pak Guntur menyampaikan berbagai aspek teknis dan praktis dalam bidang Shrimp Engineering, mulai dari perencanaan desain tambak, sistem aerasi, manajemen biosekuriti, hingga efisiensi energi dalam operasional tambak modern. Mahasiswa terlibat aktif dalam diskusi, bahkan beberapa di antaranya menyampaikan pertanyaan kritis terkait tantangan lapangan. “Teknologi tambak udang saat ini berkembang sangat cepat. Mahasiswa harus dibekali dengan pemahaman yang aplikatif dan siap pakai, tidak cukup hanya teori,” ujar Pak Guntur dalam paparannya yang disambut antusias oleh para mahasiswa. Kuliah berlangsung di ruang kelas FPP UMM dalam suasana interaktif. Para mahasiswa tampak mencatat, berdiskusi, dan menyerap ilmu langsung dari pengalaman Pak Guntur yang telah lama berkecimpung di dunia industri budidaya udang. Koordinator Program Studi Akuakultur UMM menyampaikan bahwa program CoA terus menghadirkan praktisi terbaik di bidangnya guna menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan teknis dan siap pakai di industri. “Dengan menghadirkan tokoh-tokoh dari DUDI seperti Pak Guntur, kami berharap mahasiswa memiliki perspektif nyata tentang dunia kerja, khususnya dalam teknologi budidaya udang yang terus berkembang,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, UMM menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mencetak SDM unggul di sektor akuakultur.

Innovations in Natural Feed Additives for Sustainable Aquaculture

SIARAN PERS UMM Hadirkan Dr. Osman Sabri Kesbiç dari Turki dalam Kuliah Tamu Internasional Angkat Tema ”Innovations in Natural Feed Additives for Sustainable Aquaculture” Malang, 30 April 2025 – Program Studi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dengan menghadirkan Dr. Osman Sabri Kesbiç, pakar akuakultur dari Kastamonu University, Turki, sebagai narasumber dalam kuliah tamu internasional bertajuk “Innovations in Natural Feed Additives for Sustainable Aquaculture”. Kegiatan ini diselenggarakan di bawah naungan program internasionalisasi Center of Excellence (CoE) Prodi Akuakultur, dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen dari berbagai jenjang yang antusias mendalami tema yang sangat relevan dengan isu global ketahanan pangan dan keberlanjutan perikanan budidaya. Dalam pemaparannya, Dr. Kesbiç menekankan pentingnya penggunaan bahan pakan alami seperti ekstrak tanaman, minyak esensial, dan limbah agroindustri sebagai alternatif pengganti antibiotik dan bahan sintetis dalam budidaya ikan dan udang. “Natural feed additives not only improve growth and immunity in fish, but also reduce the environmental impact of aquaculture,” ujarnya. Dr. Kesbiç sendiri merupakan Associate Professor di Kastamonu University, Faculty of Veterinary Medicine, dan dikenal secara internasional melalui berbagai publikasi ilmiah di jurnal bereputasi seperti Aquaculture Nutrition dan Comparative Biochemistry and Physiology. Keahliannya meliputi nutrisi ikan, praktik budidaya yang baik, serta strategi berkelanjutan dalam produksi akuakultur. Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya langsung mengenai praktik feed innovation yang diterapkan di berbagai negara, termasuk di Eropa dan Asia. Banyak dari mereka menyampaikan ketertarikan untuk melakukan riset kolaboratif internasional di bidang serupa. Koordinator Program Studi Akuakultur UMM menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda besar internasionalisasi kurikulum dan peningkatan kapasitas lulusan yang adaptif, global-minded, dan unggul dalam bidang perikanan tropis. “Dengan menghadirkan tokoh internasional seperti Dr. Kesbiç, kami ingin membekali mahasiswa dengan perspektif global serta mendorong kolaborasi lintas negara dalam riset dan inovasi akuakultur berkelanjutan,” ujarnya. Kuliah tamu ini diharapkan menjadi pintu pembuka untuk kolaborasi riset bersama Kastamonu University, serta memperluas jejaring akademik internasional yang dimiliki oleh UMM.

SIARAN PERS Dosen Industri (DUDI) Dr. Heny Budi Berikan Kuliah di Prodi Akuakultur UMM dalam Program CoE Fokus pada Manajemen Kesehatan Udang dalam Rangka Peningkatan Kualitas SDM Akuakultur

perikananumm

SIARAN PERS Dosen Industri (DUDI) Dr. Heny Budi Berikan Kuliah di Prodi Akuakultur UMM dalam Program CoE Fokus pada Manajemen Kesehatan Udang dalam Rangka Peningkatan Kualitas SDM Akuakultur Malang, 14 Mei 2025 – Sebagai bagian dari sinergi antara dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dengan institusi pendidikan tinggi, Program Studi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar kuliah tamu bersama praktisi. Kali ini, Dr. Heny Budi, seorang ahli di bidang akuakultur, diundang memberikan perkuliahan khusus dalam program Center of Excellence (CoE) pada mata kuliah Manajemen Kesehatan Udang. Dalam kuliah yang dilangsungkan di salah satu ruang kelas Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM, Dr. Heny membagikan pengetahuan aplikatif mengenai pendekatan diagnostik dan pencegahan penyakit pada udang, termasuk pemanfaatan grafik performa kesehatan dan parameter kualitas air. Mahasiswa tampak antusias menyimak materi yang disampaikan, terutama karena diperkaya dengan studi kasus nyata dari industri budidaya udang modern. “Kolaborasi antara dunia industri dan akademisi seperti ini sangat penting untuk menyiapkan mahasiswa yang siap terjun ke dunia kerja, apalagi di sektor strategis seperti perikanan budidaya,” ungkap Dr. Heny dalam pemaparannya. Program CoA di Prodi Akuakultur UMM memang dirancang sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi mahasiswa dengan menghadirkan para pakar praktisi dari industri perikanan. Harapannya, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di bangku kuliah, tetapi juga pemahaman teknis dan wawasan lapangan yang relevan dengan perkembangan terbaru di industri. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengajar dari kalangan praktisi agar mahasiswa terbiasa berpikir kritis dan solutif dalam menghadapi tantangan nyata di bidang akuakultur,” ujar Koordinator Prodi Akuakultur UMM. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa UMM serius dalam mendukung link and match antara pendidikan dan industri, serta menjadi penggerak dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perikanan dan kelautan.