Tingkatkan Mutu, Prodi Akuakultur UMM-PT Aqua Prima Sumber Rejeki Luwuk Teken MoU

Tingkatkan Mutu, Prodi Akuakultur UMM-PT Aqua Prima Sumber Rejeki Luwuk Teken MoU

Pengembangan kompetensi mahasiswa maupun dosen Prodi Akuakultur Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (FPP UMM) terus dilakukan melalui berbagai program. Salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan dunia industri. Pada tanggal 26/7 lalu, Prodi Akuakultur FPP UMM tanda tangan MoU dengan PT Aqua Prima Sumber Rejeki Luwuk. Kaprodi Akuakultur UMM, Dr. Hany Handajani, S.Pi, M.Si (kiri), bersama Owner PT Aqua Prima Sumber Rejeki, Ir. Hery Sudarmono (batik putih), Dekan FPP UMM, Prof. Dr. Ir. Aris Winaya, MM, M.Si, IPU, Asean Eng, (dua dari kanan), didampingi PIC CoE kelas profesional udang Prodi Akuakultur UMM, Ganjar Adhywirawan Sutarjo, S.Pi, MP, (kanan). MoU tersebut disampaikan Kaprodi Akuakultur UMM, Dr. Hany Handajani, S.Pi, M.Si, yang menyebutkan inti dari MoU kedua belah pihak mengacu kepada link and match prodi Akualtur UMM dengan dunia industri perikanan khususnya udang yang dikelola PT Aqua Prima Sumber Rejeki Luwuk. Tujuan perjanjian kerja sama ini, lanjut Hany, adalah untuk peningkatan mutu atau kualitas mahasiswa dan dosen Prodi Akuakultur UMM sehingga ada sinergi dalam implementasi antara kurikulum dengan dunia industri dalam hal ini PT Aqua Prima Sumber Rejeki yang bergerak profesional di bidang Akuakultur (budidaya udang vaname) di Luwuk Sulawesi Tengah. Foto bersama antara Prodi Akuakultur UMM, Dekanan FPP UMM, dan mitra industri. Hany menambahkan selain meningkatkan mutu atau kualitas mahasiswa maupun dosen, kerjasama ini bertujuan memperkuat program CoE (Center of Excellent) Prodi Akuakultur Kelas Profesional Udang (KPUd). Sementara itu, PIC CoE kelas profesional udang Prodi Akuakultur UMM, Ganjar Adhywirawan Sutarjo, S.Pi, MP, menambahkan kerja sama terkait peningkatan mutu CoE Kelas Profesional Udang, Prodi Akuakultur UMM sebelumnya juga menjalin MoU dengan mitra industry seperti PT Summa Benur Situbondo dan PT Garin Agro Sejahtera (GAS). (humas prodi akuakultur/don)

Prodi Akuakultur UMM Beri Apresiasi SMAN 1 Pamekasan

Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 1 Pamekasan Madura. Pemberian apresiasi tersebut dijelaskan salah satu tim PMB Prodi Akuakultur UMM, Soni Andriawan, S.Pi, MP, M.Sc, sebagai bentuk sinergi kedua belah pihak dalam bidang kerja sama pendidikan berkelanjutan. Menurut Soni, selama tiga tahun belakang berturut-turut siswa alumni SMAN 1 Pamekasan, yang masuk sebagai mahasiswa Prodi Akuakultur UMM mempunyai jejak prestasi. Bahkan diantara prestasi tersebut menembus tingkat nasional dalam ajang PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Selain itu, alumni siswa SMAN 1 Pamekasan yang menjadi mahasiswa Prodi Akuakultur UMM setelah lulus langsung berkarir di mitra industry bidang perikanan. Tim Prodi Akuakultur UMM  saat berada di SMA Negeri 1 Pamekasan. Atas dasar inilah, kata Soni, kedua belah pihak bersinergi untuk para alumni SMAN 1 Pamekasan yang melanjutkan studinya kuliah di Prodi Akuakultur UMM mendapatkan sejumlah kemudahan. Seperti beasiswa KIP, beasiswa prestasi, dan sejumlah jalur khusus pendidikan lain bagi alumni siswa SMAN 1 Pamekasan

Aquafest, Unjuk Karya Arek Akuakultur UMM Inovatif Teknologi Manfaat Bahari

MALANG –  Momentum Aquafest Innovation Technology adalah unjuk karya mahasiswa Prodi Akuakultur UMM inovatif dalam teknologi bermanfaat bagi bahari. Itulah tema aquafest saat ini seperti dijelaskan Humas Prodi Akuakultur UMM, Rindya Fery Indrawan, S.Pi, MP,  bahwa kegiatan ini bagian dari UAS dari Matkul Aplikasi Komputer dan Digital Perikanan. Automatic Transfer Swicth (ATS) karya inovasi teknologi mahasiswa Akuakultur UMM. Mahasiswa akuakultur setelah melaksanakan matkul tersebut mereka membuat prototype terkait teknologi ataupun aplikasi berbasis perikanan, tentunya dari temuan mereka di lapangan. Jadi sebenarnya mahasiswa diajarkan tentang critical thinking dan juga problem solving.  Aquafest kali ini di ikuti mahasiswa yang tergabung dalam tujuh  kelompok. Sementara itu, Agung Andriansah salah satu peserta aquafest mengatakan kelompoknya membuat karya teknologi Automatic Transfer Swicth (ATS) berfungsi ketika listrik padam alat ini langsung dapat menghasilkan listri melalui tenaga accu. Sehingga pelaratan perikanan yang menggunakan listrik tetap dapat digunakan. (humas akuakultur umm/don)

Prodi Akuakultur UMM-PDM Banyuwangi Sinergi Garap Potensi Perikanan

Prodi Akuakultur UMM-PDM Banyuwangi Sinergi Garap Potensi Perikanan

MALANG – PIC tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sekaligus Humas Prodi Akuakultur  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rindya Fery Indrawan, S.Pi, MP,  disapa Indra mengungkapkan kerja sama atau sinergi antara Prodi Akuakultur UMM dengan PDM Banyuwangi. Rindya Fery Indrawan, S.Pi, MP, ketika melaksanakan materi sosialisasi PMB Prodi Akuakultur UMM. Tujuan sinergi tersebut, kata Indra untuk berkolaborasi dengan PDM Banyuwangi, membuka peluang kerjasama antara majelis-majelis, serta sekolah-sekolah Muhammadiyah di Banyuwangi,  mengingat potensi perikanan di wilayah ini sangat tinggi. Selain itu juga sosialisasi profil Prodi Akuakultur UMM dan program penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Menariknya, kata Indra dari unsur pimpinan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) dan majelis merespon positif gagasan kolaborasi yang ditawarkan Prodi Akuakultur UMM. Salah satunya dari Kepsek MA Muhammadiyah Banyuwangi yang bertanya apakah Prodi Akuakultur UMM bisa membina pembuatan pakan ikan. Sebab sekolahnya mempunyai kolam budidaya ikan namun tidak ter-urus karena mahalnya harga pakan ikan. Suasana sosialisasi PMB Prodi Akuakultur UMM serta peluang kolaborasi kerjasama dengan PDM Banyuwangi di bidang perikanan. Begitu juga dari Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata PDM Banyuwangi, yang membuka kolaborasi dalam produk perikanan. Dimana produk ini nanti sebagai produk PDM yang bisa dijual bebas. Dari pertemuan ini, lanjut Indra, Prodi Akuakultur UMM, sangat terbuka untuk menindaklanjuti kolaborasi ini. Hal ini sebagai bentuk kontribusi Prodi Akuakultur UMM kepada PDM Banyuwangi. (humas prodi akuakultur umm/don)

MAHASISWA AKUAKULTUR FPP UMM, TEMPA MENTAL DAN NASIONALISME DI BELA NEGARA ARHANUT 2024

Brigjen TNI Raden Edi Setiawan, SH, Pusat Diklat (Pusdik) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud), memaparkan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) perlu memahami bahwa meskipun mereka aktif mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penting juga bagi mereka untuk meningkatkan rasa nasionalisme. Dalam sambutannya pada pembukaan Pendidikan Bela Negara, ia menekankan perlunya kegiatan seperti ini sebagai wujud cinta tanah air. “Kegiatan bela negara, seperti yang diadakan FPP UMM, dapat membentuk kedisiplinan dan ketekunan pada diri kalian. Saya yakin, dengan semangat dan dedikasi, kalian dapat menjadi individu yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat secara luas,” ujarnya. Prof. Dr. Syamsul Arifin, MSi, Wakil Rektor I UMM, menilai bahwa kegiatan bela negara dapat melatih kedisiplinan mahasiswa UMM. Hal ini akan membentuk sikap ketekunan dan manajemen yang baik dalam menghadapi tantangan. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi model baru untuk meningkatkan nasionalisme dan setara dengan mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Dekan Fakultas Pertanian Peternakan (FPP) UMM, Dr. Ir. Aris Winaya, MM, MSi, mengingatkan bahwa era digital membawa dampak positif dan negatif, termasuk masuknya budaya asing yang dapat mengikis nasionalisme. Ia berpesan kepada mahasiswa FPP untuk tidak hanya fokus pada perkembangan teknologi, tetapi juga menjaga nilai-nilai dan budaya Indonesia. “Selain menumbuhkan semangat nasionalisme, sebagai mahasiswa UMM, kalian juga perlu menunjukkan tata susila dalam segala aspek kehidupan, bukan hanya kepada teman dekat, tetapi juga kepada masyarakat secara luas,” tutupnya.

Brillian Amanat Taqwa, Menjadi Tim IIFSAP Kementrian Kelautan Perikanan

Berani mencoba, salah satu kalimat andalan dari seorang alumni Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yaitu Brilian Amanat Taqwa, S.Pi. Beberapa waktu yang lalu Brillian resmi dikontrak oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dalam menuaikan program kerja sama. Diceritakan Brillian, dirinya menjadi salah satu yang lolos mengikuti program Insfrastructure Improvement Fof Shrimp Aquaculture Project (IIFSAP). Program tersebut merupakan kerja sama KKP dengan Asian Development Bank dengan tujuan meningkatkan produktivitas, kualitas, profitabilitas, dan kelestarian lingkungan dari budidaya udang oleh pembudidaya kecil. Brillian menyebutkan, mendapat kontrak selama empat tahun mulai dari Desember 2023 hingga Mei 2027 mendatang. Brillian ditempatkan di Proivisi Lampung sebagai fasilitator yang akan membantu para pembudidaya sekitar. Tahap diterimanya dalam program tersebut mulai dari seleksi administrasi, wawncara, dan lolos untuk pembekalan. Menjadi hal yang disyukuri oleh Brillian bisa menjadi alumni Prodi Akuakultur UMM. Selama masa kuliah Brillian banyak mengikuti program dan perlombaan seperti Kampus Merdeka MSIB, Pimnas, PKM, Kelas Profesional CoE Udang, dan masih banyak lagi. Selain itu dirinya aktif membantu sebagai Asisten Laboratorium Perikanan UMM dan Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himaperikani) di tahun 2021-2023. Dengan kesibukannya itu Brillian masih bisa lulus tepat waktu dengan IPK nyaris sempurna yaitu 3,98. Berbicara tentang pekerjaannya saat ini, Brillian mengaku banyak mendapat manfaat dari ilmu kuliahnya. Ada beberapa mata kuliah yang menurutnya linier dengan apa yang dilihatnya di lapangan. Hal itu dikatakan Brillian dengan yakin setelah melihat pembekalan yang diberikan oleh penyelenggara yang menurutnya sama persis dengan apa yang didapatkannya dulu semasa kuliah. “Jadi hampir semuanya mata kuliah sangat membantu, tetapi yang paling spesifik dengan pekerjaan saya saat ini karena di budidaya udang vaname yaitu ada dasar akuakultur, manajemen kualitas air, manajemen nutrisi dan pakan, lalu manajemen penyakit. Lima itu sepertinya.” Terang Brillian, pemuda asal Banyumas ini. Selain itu bekal praktik yang didapatkannya dulu saat Kelas Profesional Udang Akuakultur UMM di PT. Suri Tani Pemuka sangat membantu. Apa yang akan dikerjakannya di lapangan tidak akan jauh berbeda. Sebab menurut Brillian, dulu mengikuti semua tahapan proses mulai dari masih benih udang vannamei hingga panen. Selama proses tersebut juga banyak belajar dari expert tentang cara mengatasi masalah yang timbul di lapangan. “Selama berkuliah kita itu harus belajar dan berlatih, jangan takut mencoba hal baru dan jangan mudah menyerah. Dalam berusaha tidak terlepas dari ilmu yang diberikan dosen dan restu orang tua. Untuk meraih apa yang kita inginkan tidaklah instan harus melalui proses dan selalu konsisten untuk menggapainya.” pesan Brillian kepada pembaca. Brillian AT, Alumni Akuakultur UMM Masuk Tim IIFSAP Kementrian Kelautan Perikanan

Tim Prodi Akuakultur UMM Raih Medali Emas dan Perunggu di Pimnas PKM-RE 2023

im Prodi Akuakultur UMM Raih Medali Emas dan Perunggu di Pimnas PKM-RE 2023

UNPAD Bandung 2023, Prestasi kembali disumbangkan tim PKM-RE (Riset Eksakta) Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil meraih dua medali sekaligus tingkat nasional. Dijelaskan Kaprodi Akuakultur UMM, Dr. Hany Handajani, S.Pi, M.Si, tim prodi akuakultur juara dua kategori Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-36 di Universitas Padjajaran. Tim PKM-RE Prodi Akuakultur UMM sukses meraih medali emas dan perunggu di Pimnas 36. Menurut Hany, tim PKM-RE Prodi Akuakultur tersebut meraih medali emas dan medali perunggu beranggotakan empat orang yaitu Lely Ayu Puspandari (Akuakultur angkatan 21), Ike Trisdayanti (Akuakultur angkatan 2020), Thesa Lonicha Kitvirul A’ini (Akuakultur angkatan 2020), dan Salsabiilaa Roihanah (Biologi angkatan 2020). Mereka berempat berhasil merebut medali emas kategori poster PKM-RE dan medali perunggu kategori presentasi PKM-RE. Tim PKM-RE Prodi Akuakultur UMM sebelum saat persiapan menuju Pimnas. Hany mengungkapkan PKM-RE yang diangkat adalah Potensi Bakteriofage Hepatopankreas dan Serasah Mangrove sebagai Inovasi Teknologi Kontrol Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease Penyebab Kematian Total Litopenaeus Vannamei. Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan banyaknya Udang Vannamei yang terserang penyakit AHPND (Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease) atau biasa disebut EMS (Early Mortality Syndrome) dengan persentase kematian 100 persen. Riset Bakteriofage Hepatopankreas dan Serasah Mangrove sebagai Inovasi Teknologi Kontrol Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease Penyebab Kematian Total Litopenaeus vannamei Dibalik suksesnya Tim PKM-RE ini, tambah Hany,  tidak lepas dari bantuan dan doa banyak pihak. Salah satunya adalah bimbingan dari Dosen Prodi Akuakultur UMM yaitu Soni Andriawan, S.Pi, MP, sebagai dosen pendamping banyak memberikan arahan selama proses penelitian. Selanjutnya juga pada Prodi Akuakultur UMM yang senantiasa mensupport dari awal hingga akhir Pimnas. Sekedar informasi, ajang Pimnas ke-36 ini diikuti oleh 2.411 mahasiswa yang terbagi menjadi 525 kelompok hasil dari seleksi Pimnas dengan 77 juri penilai. Acara penganugerahan Pimnas dilaksanakan pada Kamis malam (30/11) bertempat di Lapangan Pusat Pelayanan Basic Science. (hamara)

Workshop Budidaya Koi – Penandatanganan MoU SMK N 1 Tulungagung

Prospek cemerlang masa depan kuliah di Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi incaran beberapa sekolah kejuruan untuk mengetahui program unggulan dimiliki prodi akukultur. Seperti pada (15/11), SMKN 1  Tulungagung menggelar kegiatan bersama Prodi Akuakultur UMM. Apa kegiatan tersebut? Dosen Akuakultur UMM, Rindya Fery Indrawan, S.Pi, MP, mengatakan materi yang disampaikan meliputi MoU, sosialiasi tentang PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru dan pembenihan ikan Koi. Menariknya pelatihan pembenihan bubidaya ikan koi tersebut atas request SMKN 1 Tulungagung disebabkan program unggulan kelas professional Koi Prodi Akuakultur UMM. Sebagai informasi dikatakan Indra saat sosialisasi dihadiri kepala sekolah, waka humas, ketua jurusan agribisnis perikanan dan agribisnis pengolahan hasil perikanan, serta sejumlah guru. Siswa kelas XII SMKN 1 Tulungagung jurusan agribisnis perikanan berjumlah 87 orang dan jurusan agribisnis pengolahan hasil perikanan berjumlah 69 siswa. Sementara itu, Kaprodi Akuakultur UMM, Dr. Hany Handajani, S.Pi, M.Si, menambahkan agenda sosialisasi materinya tentang profil dan program unggulan Prodi Akuakultur. Sedangkan materi Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan SMKN 1 Tulungagung terkait Tri Dharma perguruan Tinggi. Yakni Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Dari materi yang disampaikan, kata Hany, siswa SMAN 1 Tulungagung sangat antusias mengikutinya sebab prospek dunia perikanan di masa datang dan kemudahan kuliah di prodi akuakultur, dengan fasilitas dan banyak beasiswa yang ditawarkan. Hal ini dibuktikan  daya serap kerja alumni prodi akuakultur UMM pada dunia kerja tergolong tinggi. Yakni rentang waktu 0-3 bulan setelah wisuda mahasiswa diterima kerja 85 persen. Selebihnya 15 persen mahasiswa terserap kerja selama 6 bulan setelah wisuda. Bahkan ada perusahaan yang sudah meng-inden sebelum mahasiswa tersebut lulus.

Fresh Graduate Mahasiswa Akuakultur UMM Diterima Kerja PT GAS

Inilah salah satu keunggulan dan nilai plus jika anda berkuliah di Prodi Akuakultur UMM ketika lulus langsung rekruitmen kerja. Prospek ini disampaikan tim Dosen Prodi Akuakultur UMM, Ganjar Adhywirawan, S.Pi. MP, usai mendampingi tes rekuitmen mahasiswa alumni Prodi Akuakultur UMM oleh PT Garin Agro Sejahtera (GAS) tadi siang (12/11). Menurut Ganjar tes rekruitmen ini mahasiswa Prodi Akuaktur slot UMM ini sangat istimewa karena langsung dilakukan oleh CEO PT GAS Ir. Hery Sudarmono. Mereka yang lolos seleksi ini adalah mahasiswa program kelas professional udang yang memang dikhususkan untuk menjadi expert di bidang tersebut. “Alhamdulillah seluruh mahasiswa lulusan kelas prosesioanl udang Prodi Akuakultur UMM bekerja semua, atau terserap kerja semua. Alumni batch satu dan batch dua. Sekarang proses batch tiga,” ujar Ganjar. Pada proses rekruitmen ini mahasiswa harus lolos tahapan seleksi yang terbagi menjadi dua tahap. Tapak pertama tes seleksi internal (prodi Akuakultur UMM). Jika lolos langsung masuk tahap kedua seleksi oleh pihak eksternal yakni PT GAS. Materi seleksi internal kata Ganjar, adalah administrasi para pelamar kerja, setelah lolos dilakukan seleksi oleh PT GAS dengan materi kecapakan dan ketrampilan terkait teknik budidya udang, serta basic atau dasar budidaya udang. Nah pada rekruitmen PT GAS ini, lanjut Ganjar ada enam pelamar yang mengikuti tes lolos seleksi internal, kemudian saat seleksi eksternal dari enam tersebut yang diterima PT GAS hanya dua orang yakni Udalasmi dan Lutfi Masaid. Keduanya diterima sebagai Teknisi Eksekutif (Profesional) di PT GAS wilayah Trenggalek, Bengkulu, dan Luwuk Sulteng.   Ganjar menegaskan bahwa PT GAS memang menjadikan Prodi Akuakultur UMM sebagai salah satu mitra utama untuk pemenuhan sumber daya manusia di PT GAS. Hal ini sangat terkait dengan kelas professional udang Prodi Akuakultur dimana PT GAS sebagai salah satu mitra kunci kelas professional udang. “Sekali lagi kami bersyukur Alhamdulillah mahasiswa prodi Akuakultur UMM yang berada di kelas professional udang lulus langsung bekerja di perusahaan skala nasional bahkan internasional seperti PT GAS ini,” tandas Kepala Laboratorium Perikanan UMM ini. Perlu dicatat pula saat ini Prodi Akuakultur telah membuka penerimaan mahasiswa baru. Pada  jalur prestasi 1 November 2023-24 Juni 2024. Jalur Reguler: 1 November 2023 – 3 Agustus 2024. Fresh Graduate Mahasiswa Akuakultur UMM Diterima Kerja PT GAS – Tabloid Mata Hati